Aktiva likuid adalah aktiva yang diperdagangkan pada pasar yang aktif dan oleh karena itu dapat dengan segera dikonversikan menjadi kas pada harga pasar saat ini.
Rasio likuiditas adalah rasio yang menunjukkan hubungan kas dan aktiva lancar lainnya dengan kewajiban lancar.
-----------------------------LIKUIDITAS--------------------------------------
| No | Keterangan | 31/12/2004 | 2005 | 2006 | 2007 | 2008 |
| 1 | Aspek Likuiditas | |||||
| current ratio | 17570,15% | 295,6% | 299,53% | 224,1% | 190,78% | |
| acid test ratio | 2754,57% | 13,45% | 19,85% | 11,98% | 10,35% | |
| account receivable turnover | 0 | 11,9% | 23,526 | 23,56 | 25,347 | |
| fixed assets turnover | 0,4311 | 0,4578 | 2,496 | 3,745 | 2,598 | |
| assets turnover | 3,253 | 0,39 | 0,866 | 0,60 | 0,588 |
Likuiditas perusahaan, yang diukur menggunakan rasio cepat dan rasio lancar pada tahun 2004, berada pada posisi tertinggi, tetapi pada tahun 2005 terjadi penurunan yang cukup drastis, lalu tahun 2006 terjadi peningkatan sedikit dan pada tahun 2007 - 2008 mengalami penurunan kembali dikarenakan krisis global yang melanda. Tetapi terdapat peningkatan rata-rata periode penagihan perusahaan dari tahun ke tahun.
• Aspek Leverage
Pembiayaan dengan hutang atau leverage keuangan, memiliki 3 implikasi penting
1. Memperoleh dana melalui hutang membuat pemegang saham dapat mempertahankan pengendalian atas perusahaan dengan investasi yang terbatas.
2. Kreditur melihat ekuitas, atau dana yang disetor pemilik, untuk memberikan margin pengaman, sehingga jika pemegang saham hanya memberikan sebagian kecil dari total pembiayaan, maka resiko perusahaan sebagian besar ada pada kreditur.
3. Jika perusahaan memperoleh pengembalian yang lebih besar atas investasi yang dibiayai dengan dana pinjaman dibanding pembayaran bunga, maka pengembalian atas modal pemilik akan lebih besar atau leveraged.
Dengan kata lain leverage keuangan adalah penggunaan pembiayaan dengan hutang.
------------------------------leverage------------------------------------
| No | Keterangan | 31/12/2004 | 2005 | 2006 | 2007 | 2008 |
| 2 | Aspek Leverage | |||||
| Debt to Equity ratio | 0,999 | 0,999 | 1 | 1 | 1 | |
| Long Term Debt to Equity Ratio | 2,40% | 62,37% | 36,95% | 9,09% | 3,06% | |
| Debt to Total Assets | 2,43% | 49,74% | 43,59% | 41,57% | 40,93% |
PT.Fortune Mate tidak mendanai perusahaannya dengan utang melainkan menggunakan ekuitasnya. Hal ini dapat dilihat dari rasio hutang yang berada pada posisi hampir selalu 1. Tingkat pendanaan menggunakan ekuitas perusahaan juga mengalami penurunan. Hal ini karena pada tahun 2004 dan 2005 perusahaan tersebut mengalami rugi usaha dan terus mengalami penurunan hingga tahun 2008.
• Aspek Efisiensi
Efisiensi perusahaan dalam mengatur perputaran diperusahaannya dilihat dari rasio perputaran piutang, total aktiva, persediaan dan perputaran aktiva tetap.
-------------------------------EFISIENSI--------------------------------------
| No | Keterangan | 2004 | 2005 | 2006 | 2007 | 2008 |
| 3 | Aspek Efisiensi | |||||
| Average Collection Period | 0 | 30 | 15,301 | 15,278 | 14,202 | |
| Account Receivables Turnover | 0,00 | 11,9% | 23,526 | 23,56 | 25,347 | |
| Total Asset Turnover | 0,360 | 0,208 | 0,795 | 0,702 | 0,658 | |
| Inventory Turnover | 2,604 | 0,401 | 1,249 | 0,931 | 0,933 |
Perputaran total aktiva berada juga mengalami minus ditahun 2005 dan mulai naik kembali pada tahun 2006. Rata-rata periode penagihan piutang pada tahun 2008 berada pada posisi tertinggi, sedangkan pada tahun 2005 tidak terjadi penagihan sama sekali.
• Aspek Profitabilitas
Pada aspek ini dibahas mengenai keadaan perusahaan yang sedang mengalami laba atau rugi. Aspek profitabilitas menjadi salah satu informasi penentu bagi para investor untuk mengetahui kinerja dari perusahaan dan untuk menanamkan modalnya.
-----------------------------profitabilitas-----------------------------------
| No | Keterangan | 31/12/2004 | 2005 | 2006 | 2007 | 2008 |
| 4 | Aspek Profitabilitas | |||||
| Gross Profit Margin | 0,00% | 2,81% | 30,66% | 34,16% | 36,92% | |
| Operating Profit Margin | -0,36% | -3,23% | 25,47% | 29,04% | 31,87% | |
| Net Profit Margin | -1,19 | -14,84% | 15,22% | 18,91% | 19,54% | |
| Return on Investment | -2,94% | -0,67% | 20,26% | 20,41% | 21,00% | |
| Return on Equity | 0,84% | -6,16% | 21,46% | 22,75% | 21,80% |
Tingkat pengembalian pendanaan usaha atas investasi meningkat pada tahun 2006. Penigkatan ini dipengaruhi oleh margin laba usaha yang juga berada pada posisi tertinggi ditahun 2006. Tingkat pengembalian perusahaan atas ekuitas berada dalam posisi yang stabil dari tahun 2006 - 2008. Ini menandakan bahwa manajemen mampu untuk menjaga tingkat pengembalian tersebut.
• Aspek Dupont
Analisis dupont merupakan pendekatan untuk mengevaluasi profitabilitas dan tingkat pengembangan likuiditas.
| No | Keterangan | 2004 | 2005 | 2006 | 2007 | 2008 |
| 5 | Aspek Dupont | |||||
| Tingkat pengembalian atas aktiva | -0,43158 | -0,03096 | 0,1210 | 0,1328 | 0,1287 | |
| Tingkat pengembalian ekuitas | -0,30683 | -0,0402 | 0,17845 | 0,2448 | 0,30004 |
Dari table diatas, tingkat pengembalian atas aktiva mulai mengalami peningkatan pada tahun 2006 hingga 2008, nilai puncak tertinggi pada tahun 2007.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar