Senin, 31 Agustus 2009

Bagaimana Membuat Diri Anda Menjadi Marketable?

Untuk menyelesaikan tugas dengan target yang terbaik maka anda harus sebisa mungkin membuat diri anda "marketable". Ada beberapa tahapan yang harus dilalui, antara lain :

1.Tingkatkan Perlakuan Yang Mengesankan
Hal pertama yang dipandang dalam menilai suatu pekerjaan tidak hanya diatas kertas. Tetapi kemampuan akademis yang tinggi, jiwa kepemimpinan yang berkarakteristik, inisiatif dari tiap individu dan mempunyai kemampuan bersosialisasi untuk mendapatkan perhatian dan kerjasama beranggota adalah kunci untuk memenuhi syarat yang dibutuhkan untuk mempunyai perilaku yang mengesankan. Hal ini tidak mudah untuk didapatkan karena harus melalui tahapan dan pengalaman kerja. Proses dalam mengembangkan kemampuan berperilaku membuat anda menjadi kandidat individu yang berprospek.

2. Siap Berpartisipasi Dalam Ekonomi Global
Untuk berpartisipasi dalam ekonomi global harus melakukan persiapan yang matang untuk bersaing. Antara lain adalah menguasai bahasa asing yang mendunia supaya lebih mudah melakukan komunikasi. Dari komunikasi bisa mendapatkan relasi untuk menjalin hubungan kerja lintas negara dan mengerti akan kondisi perekonomian rekan kerja kita. Dari situ kita akan tahu celah - celah untuk mendapatkan kesempatan peluang bisnis yang bisa dikembangkan. Pada era yang semakin maju seperti sekarang ini semakin mudah untuk mendapatkan informasi dan berkomunikasi lewat internet.

3. Cerdas dalam Teknologi
Dengan semakin berkembangnya kemajuan jaman, tidak dapat dilepaskan dengan perkembangan teknologi. Teknologi memudahkan kita untuk keterbatasan waktu dan tempat disaat kita butuhkan dalam keadaan yang kurang memungkinkan. Yang paling utama dalam bagian ini adalah kita harus bisa mengetahui segala sesuatu tentang komputer, bagaimana mengoperasikannya, dan menerapkannya dalam tempat kerja. Dengan satu atau dua komputer maupun dengan akses internet yang dapat menambah pengetahuan kita. Adapun hal lain yang dapat membantu kita yaitu dengan membaca jurnal profesional sesuai dengan bidang pekerjaan kita.

4. Fleksibel dalam Menghadapi Tekanan Pekerjaan
Pada bagian ini adalah poin yang paling sering dihadapi karena mengakibatkan stres. Banyak batasan yang menghambat pekerjaan dan kepuasan akan hasil kerja dapat menimbulkan tekanan pikiran. Jangan membatasi diri anda dengan pikiran - pikiran yang membuat diri anda menjadi terbatas karena dengan anda terbuka menghadapi masalah pekerjaan, anda menjadi lebih fleksibel dan dapat menyelesaikan masalah secepat mungkin.

5. Menjadi Seperti Pemenang
Anda harus sesuai dengan citra pekerjaan anda yang mencerminkan bahwa anda memiliki pribadi dan menegaskan bahwa anda lah kandidat yang cocok untuk melakukan pekerjaan itu. Secara fisik maupun mental anda harus dapat mengalahkan pesaing anda untuk meyakinkan para customer supaya memilih anda. Menghilangkan sifat konservatif dan membangun rasa percaya diri bahwa anda mampu untuk bersaing dan menjadi "pemenang".

6. Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi
Membuat rekan kerja kita nyaman dan percaya saat mendiskusikan bisnis dengan kita menjadi poin vital untuk mendapatkan kredibilitas. Kemampuan berkomunikasi dapat didapatkan dari membaca buku dan latihan lisan supaya terbiasa untuk menyampaikan pikiran kritis dengan bahasa tubuh yang tepat, bersikap tenang dan percaya diri.

7. Belajar pada Orang Yang Lebih Berpengalaman
Strategi jitu untuk mendapatkan ilmu dan mengembangkan karier mentor belajar pada orang yang berjenjang ilmu lebih tinggi. Nilai - nilai baik dapat diambil untuk menjadi garis pedoman supaya tidak terjebak dalam suatu permasalahan dan kita bisa menghindarinya berdasarkan pengalaman mentor kita.

8.Berangan-angan Besar/Tinggi.
Salah satu hal agar kita dapat mencapai seluruh apa yang akan kita dapat yaitu melalui angan-angan kita. Melalui angan-angan dapat membuat kita termotivasi dengan tujuan yang kita harapkan. Perusahaan cenderung memperkerjakan lulusan perguruan tinggi yang bermotivasi tinggi dan didorong untuk berhasil.
Get The Point? Jika anda bermimpi besar dan memiliki tekad untuk mengerjakan sesuatu hal tersebut maka besar kemungkinan apa yang di angan-angankan anda akan berhasil pula.

Kamis, 20 Agustus 2009

ALASAN

kami kelompok marketable memilih nama ini karena kami berasumsi bahwa marketable mencakup tema yang cukup luas dalam ekonomi. kami terinspirasi pada satu sesi acara dialog interaktif pagi di sebuah stasiun TV swasta yang bertema tentang peluang karir, salah seorang narasumber, yang kebetulan seorang konsultan karir, mengungkapkan bahwa jika kita terpaksa” harus bekerja di sebuah perusahaan dan tidak bisa berwirausaha, maka satu hal yang harus selalu kita perhatikan adalah “make your self marketable!”.
Secara pribadi, kami sangat menyetujui pendapat itu. Saat ini, kita hidup di sebuah era persaingan yang ketat. Setiap tahun, ribuan lulusan institusi pendidikan dari berbagai jenjang dihasilkan, sementara daya serap perusahaan cenderung tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Konsekuensinya, akan lebih banyak pengangguran terdidik yang dimiliki oleh negeri ini setiap tahun. Maka yang kita perlukan untuk memenangkan kompetisi tersebut adalah sebuah strategi pemasaran diri yang tepat. Begitu juga dengan di dalam dunia ekonomi, juga terdapat persaingan yang ketat. Jadi melalui marketable yang baik kita otomatis juga memiliki strategi yang baik pula dalam menghadapi dunia perekonomian seperti sekarang ini.

MARKETABLE

Dalam kehidupan tidak dapat dilepaskan dari perekonomian. Dimanapun kita berada pasti terdapat transaksi baik berupa barang maupun jasa. Marketable \ˈmär-kə-tə-bəl\ memiliki arti suatu barang yang cocok dijual di pasaran. Marketable berasal dari bahasa Inggris yang berkata dasar market, di dalam bahasa Indonesia memiliki arti pasar. “Pasar dalam arti sempit adalah tempat dimana permintaan dan penawaran bertemu, dalam hal ini lebih condong ke arah pasar tradisional. Sedangkan dalam arti luas adalah proses transaksi antara permintaan dan penawaran, dalam hal ini lebih condong ke arah pasar modern. Permintaan dan Penawaran dapat berupa Barang atau Jasa. (http://id.wikipedia.org/wiki/Pasar, 2009)”. Pasar, dalam ilmu ekonomi, adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli. Transaksi jual-beli yang terjadi tidak selalu memerlukan lokasi fisik. Pasar yang dimaksud bisa merujuk kepada suatu negara tempat suatu barang dijual dan dipasarkan. (http://id.wikipedia.org/wiki/Pasar_(ekonomi), 2009)